JAKARTA (PAY MEDIA) – Wakil Menteri Komunikasi dan NEG Digital Homeland ingat bahwa generasi muda terus meningkatkan keterampilan digital untuk bersaing dan bertahan di tengah gangguan teknologi.
Gangguan Teknologi Digital membawa perubahan pada berbagai bidang, termasuk pekerjaan.
“Ada dua opsi nyata, pertama -tama, memperkuat dasar -dasar sehingga mereka dapat memasuki industri. Kedua, teknologi domain untuk menggunakan teknologi canggih, seperti kecerdasan buatan (AI), Internet of Things, blokchain, komputasi awan dan lainnya.”
Menurut Tanah Air, adopsi teknologi baru telah membuat proses otomatisasi lebih dominan, karena menunjukkan bahwa penggunaan teknologi AI di sektor transportasi yang memungkinkan pintu mesin bekerja.
“Di masa lalu ada gerbang tol yang dipandu, sekarang tidak bagus, hanya dua ribu pekerjaan yang menghilangkan hampir dua ribu pekerjaan. Tentu saja, kita harus memprediksi hal -hal seperti itu,” katanya.
Akibatnya, Tanah Air Nzar meminta generasi muda untuk terus belajar dan mendominasi teknologi baru untuk siap menghadapi lanskap dunia kerja yang dipandu oleh teknologi.
Dengan demikian, katanya, perlu untuk menyelidiki sisi teknologi untuk menciptakan teknologi itu sendiri, serta untuk menguasai teknologi sehingga pekerjaan yang digunakan teknologi dapat bekerja.
Di dekat Tanah Air mengatakan pemerintah telah memulai transformasi digital sebagai agenda penting di Indonesia.
Selama 10 tahun terakhir, pemerintah telah menerapkan langkah -langkah pencegahan untuk mengatasi gangguan karena penggunaan teknologi digital.
Faktanya, rencana tersebut dirumuskan dalam visi Indonesia Digital 2045, yang memperhatikan dinamika ekonomi digital, masyarakat digital, pemerintah digital dan infrastruktur digital.
Wamenkomdigi menekankan bahwa transformasi digital nasional secara bertahap dilakukan sesuai dengan persiapan masing -masing sektor.
Nzar menjelaskan bahwa pemerintah terus memperkuat empat pilar dengan menempatkan ekonomi digital dalam aktivator, masyarakat digital, mempersiapkan sumber daya manusia dan serangkaian peraturan sehingga penggunaannya tidak membawa hal -hal negatif bagi masyarakat dan memaksimalkan aspek -aspek positif.